|
Catur berbeda dengan sebagian besar jenis permainan yang dimainkan bersama-sama. Dengan dua orang pemain, membuat catur menjadi permainan yang cenderung lebih serius dibandingkan permainan lainnya.
Walaupun terkesan serius dengan masing-masing pihak menguasai 16 bidak, permainan itu ternyata memiliki dampak yang sangat baik bagi perkembangan jiwa maupun mental anak. Permainan catur dianggap bisa membuat anak berpikir lebih cepat dan taktis. Bahkan, mengajarkan anak untuk tidak menyerah ketika menghadapi masalah.
Seiring dengan semakin terbukanya pengetahuan dan kemudahan mendapatkan informasi, semakin sadar pula orangtua akan pentingnya mengenalkan permainan catur pada anak sejak dini. Hal tersebut tentu saja beralasan karena permainan catur sendiri sudah terbukti membuat anak lebih sportif dalam berkompetisi.
"Catur adalah olahraga untuk semua umur. Namun, lebih baik jika permainan catur sudah diajarkan kepada anak sedini mungkin. Itu karena sisi positif bermain catur lebih mudah diserap anak-anak," kata Pengajar Olahraga di SD Rawamangun, Gunawan Pambudi.
Menurut Gunawan, anakanak yang telah memahami permainan catur, biasanya lebih mudah mengerti lingkungannya, bisa memahami kesulitan anak lain, bahkan anak-anak yang terbiasa bermain catur, tumbuh sebagai anak-anak yang sabar.
"Lewat bermain catur, anak-anak juga diajarkan bagaimana menghargai orang lain. Kalau mereka kalah, anak-anak diajarkan untuk menghargai kemenangan orang lain. Itu yang tidak banyak ditemukan di lingkungan sekarang," terangnya.
Keuntungan lainnya, melatih anak untuk selalu mempersiapkan rencana dengan penuh perhitungan dan persiapan. "Setiap kali menjalankan bidak, anak-anak dilatih untuk berpikir yang terbaik. Kebiasaan mengatur langkah itu membuat logika anak akan berjalan baik," katanya.
Lewat permainan catur yang dimainkan bersama-sama di rumah, anak-anak juga dilatih untuk menghargai orang lain.
"Dalam permainan catur, anak-anak diajarkan untuk menghargai setiap bagian dari bidak. Itu membuat anak-anak memahami pentingnya posisi orang lain. Dengan demikian, anak-anak tidak akan egois," katanya lagi.
Menurut Master catur asal Rusia, Anatoly Karpov, bermain catur sejak dini memudahkan pemahaman anak pada beberapa mata pelajaran dan mempersiapkan siswa menganalisis situasi sulit serta mengambil keputusan secara cepat.
Dia menuturkan, penting juga untuk membangun hubungan masyarakat dari generasi berbeda. Permainan itu juga bisa menjadi perisai bagi anak-anak dan pemuda untuk menjauhi alkohol atau obat-obat terlarang.
"Kalau anak sudah terbiasa dan dilatih bermain catur sejak dini, dijamin di masa depan, anak-anak tersebut akan terlahir sebagai remaja- remaja yang bisa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri ataupun lingkungan," katanya. (sindo//tty)
|